FIESTA in The Morning

Dan akhirnya saya kembali melakukan semua aktivitas di dunia baru setelah sekalian lama melewati masa hibernation yang terasa amat pendek. Tujuh tahun yang lalu, suasana di tempat yang baru ini terasa tidak asing, tetapi ada perbedaannya karena lokasinya dan jamannya memang berbeda. Ibarat kata orang tua, Lain padang lain ilalang, lain dahulu lain sekarang. Perbedaan yang paling menonjol adalah disini keberagamannya lebih tinggi jika dibandingkan dengan di tempat yang lama.

3 November merupakan hari kedua menghirup udara di tempat baru ini. Pagi hari sekitar jam 6.30, saya sengaja mengintip aktivitas masyarakat di daerah ini. Jam segini ternyata jalanan didominasi oleh para calon cendikia, dimasa yang akan datang merekalah yang akan menjamin kenyamanan perut manusia, para calon cendikia yang akan menjaga deru nafas manusia. akhir saya menemukan toko yang buka sepagi ini — kalau berpatokan pada waktu di tempat saya yang agak ke barat dari daerah baru ini — sehingga saya bisa menikmati menu favorit untuk sarapan pagi. Ada hal menarik yang terjadi saat saya sedang menunggu antrian pembayaran di kasir. Seorang pemuda, saya sangat yakin kalu dia merupakan salah satu dari para calon cendikia yang sering kali berpapasan dengan saya selama perjalanan menuju tempat menggais rejeki, hanya akan membeli sebuah botol air mineral ukuran sedang, tapi gelagatnya dan gerak geriknya mencuri perhatian saya, dia kelihatan sangat gelisah, gugup dan agak bingung. Tiba-tiba, dengan secepat kilat tangannya dengan pasti mengangkat sebuah kotak berwarna pink, saya ingat merk atau label yang tertera di kotak tersebut adalah FIESTA. Reflek mata saya melirik ke rak, tempat asal kotak yang diambil pemuda tersebut. Ternyata selain merk FIESTA, ada SUTRA dan DUREX, mmmmmmm…….!

Reflek kedua saya adalah mata saya mengikuti arah pergi pemuda tersebut, ternyata di luar telah menunggu seorang gadis, mungkin lebih bijak kalau saya memakai kata pemudi saja, yang duduk di atas motor. Melihat sang pemuda pujaan hati — yups tentunya sang pemuda adalah pujaan hati si pemudi, karena dia sudah siap untuk memberikan warisan ibunya ke si pemuda ini, mau buat yang pertama kali atau berkali-kali itu urusan meraka, mudah-mudahan saja mereka telah mendapat sertifikasi halal untuk melakukan ritual yang menggunakan isi kotak yang bermerek FIESTA itu — datang, sipemudi tersenyum. Dari gerak bibirnya bisa saya tangkap kalau si pemudi menanyakan apakah si pemuda bisa menemukan apa yang dicari. Kemudian dia tersenyum lagi.

Selama perjalan pulang ke rumah dan dilanjutkan dengan perjalanan menuju ladang uang tempat saya mengais rejeki, muncul spekulasi dan analisis dari peristiwa singkat di toko serba ada tersebut.

Pertama, that day was Thursday in the morning not Saturday night, where were they going to go to? Kalaulah mereka telah memiliki sertifikat halal, mereka pasti ingin melakukan ibadah malam jumat di tempat yang special, hmmm so sweeeet! Wait the minute, kalau sudah punya sertifikat tersebut biasanya orang tidak perlu lagi membeli kotak bermerek FIESTA atau semacanya. Atau mungkin karena mereka masih calon cendikia, well, masuk akal juga sih.

Kedua, si pemuda hanya membeli satu botol air mineral ukuran menengah , padahal mereka berdua. Itu artinya…… main course-nya adalah kotak yang bermerek FIESTA, sedang kan air mineral hanyalah appetiser. Kenapa sipemuda jadi gelisah dan melakukan gerakan cepat — saya berani sumpah kecepatan sipemuda mengambil kotak tersebut hanya bisa dikalahkan oleh tendangan tanpa bayangan-nya Wong Fei Hong, semoga dia tidak salah ambil ukuran – tanpa melihat ukurannya, atau mungkin ukuran benda dalam kotak itu all size. Kenapa sipemuda begitu gelisah, apakah dia seorang amateur bin pemula, kalau misalnya ia mengambil kotak dengan merek DUREX, pastinya si teteh yang di kasir takjub kepadanya and even I’ll give him my two thumbs up. Tapi kalau tidak bisa dipakai, buat apa?! Saya pikir si pemuda adalah penganut aliran size doesn’t matter. Intinya apa??????? Pokoknya, sipemuda itu gelisah mungkin karena belum biasa, atau the matter of size, what ever!

Itu analisis saya, bagaimana menurut anda???

Malamnya, masih terbayang rekaman peristiwa dipagi hari tadi. Tiba-tiba sesuatu menggelitik otak saya yang sudah mulai exhausted. Apakah hal ini juga terjadi di tempat lain, tempat dimana para calon cendikia ini dilahirkan. Menurut saya itu PASTI telah terjadi di seluruh Indonesia. Halooooow bapak-bapak dan ibu-ibu diseluruh dunia, sudah berapa kokoh kah benteng yang telah kalian bangun untuk putri-putri kalian, sehingga kalian sanggup melepas mereka ke tenggah hutan belantara yang dipenuhi oleh makhluk-makhluk buas?

Well, kali ini saya tidak bisa ngalor ngidul, karena ada kegiatan lain yang sifatnya lebih urgent.

Advertisements

~ by dentjikoen on 07/11/2011.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: