Maaf Vs Dendam

Hilang
Semua terbang
Tak kan pernah pulang
Menyembuhkan jiwa nan meradang

    Lenyap
    Pudar di sunyi dan senyap
    Tinggalkan rintih dan ratap
    Tiada sepatah terucap


Duka
Hati dibalut hampa
Remuk dicabik nestapa
Dendam pun membara

    Dan
    Sumpah pun dijatuhkan
    Pantang digantungkan
    Hingga ratap bersahutan

Lara
Nan bersemayam di dada
Itu kini sudah tiada
Terhapus ratap dari sana

    Ketika
    Nurani terjaga
    Sesalpun murka
    Celaka

Maaf
Insyaf
Sadar di atas khilaf
Enough!

Terucap
Serapah biadap
Diantara ratap
Dendam mereka menatap

Dendam ibarat melepas dahaga dengan air laut, tapi
Maaf bagaikan tetes embun di duri kaktus padang pasir

@Tjikoen

Advertisements

~ by dentjikoen on 04/10/2011.

2 Responses to “Maaf Vs Dendam”

  1. lah jadi penyair pulo mah boeh 🙂 profesi baru ??? no comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: